Senin, 16 November 2015

KILL ME!

Diposting oleh Anti Regina Pung Pung di 19.15.00 0 komentar
KILL ME!

Minggu, 26 April 2015

Mengertilah....

Diposting oleh Anti Regina Pung Pung di 20.59.00 0 komentar
Darimana harus ku mulai? Darimana?
Sakit ini… Luka ini…Kenapa?? Kenapa??

Untuk aku yang kesekian kalinya? Kenapa harus ada? Kenapa??
Untuk cinta. Entah kenapa? Kenapa??
Untuk kamu… Tahukah kamu??

Sanggupkah? Sanggupkah kamu mengerti tanpa harus aku jelaskan??
Mengertikah?? Kenapa???

Untuk air mata yang mencair… Kenapa??

Banyak yang ingin aku katakan… Tapi darimana harus aku mulai??
Pernahkah kamu merasakannya? Rasa sakit ini?

Oh Tuhan… Aku kenapa?? Kenapa aku??

Perasaan ini… Kenapa??

Untuk luka… Jangan sakiti aku…

Untuk kamu… Kenapa???
Untuk kamu… Mengertikah aku?
Untuk kamu… Aku butuh kamu… Sembuhkan aku…
Untuk kamu… Mengertilah…

Aku sayang kamu,, aku takut menyakitimu...

Rabu, 08 April 2015

Ow... Ow...

Diposting oleh Anti Regina Pung Pung di 08.12.00 0 komentar
Mmmuuu…. :*

I Miss You… I Miss You… I Miss You… I Miss You… I Miss You… I Miss You… I Miss You… I Miss You… I Miss You… I Miss You… I Miss You… I Miss You…

Rindu… Rindu… Rindu… Rindu… Rindu… Rindu… Rindu… Rindu… Rindu… Rindu… Rindu… Rindu… Rindu… Rindu… Rindu… Rindu… Rindu… Rindu…

Aku rindu kamuuu…
Aaaaah…. Aku menunggu… Aku menunggu… Aku menunggu… Aku selalu menunggumuuu…

Kapan bertemu?? Kapan bertemu?? Kapan bertemuuu???

Peluk aku… Peluk aku… Peluk aku… Peluk aku… Peluk akuuu…
Cium aku… Cium aku… Cium aku… Cium aku… Cium akuuu…

Ow… Ow… Ow…
Aku kena virus... Virus… Virus… Virus…
Duh… Kamuuuu….!!!
Aylopyu… Lopyu… Lopyu… Lopyu… Lopyuuu…

Mmmmuuuu :*


FAIZAL HAMZAH :* :* :*

Selasa, 07 April 2015

Tersenyumlah Untukku

Diposting oleh Anti Regina Pung Pung di 09.19.00 0 komentar
30 Maret 2015

Aku melihat senyummu dalam mimpi, tapi aku abaikan. Aku terbangun. Penyesalan yang aku rasakan ketika aku terbangun dari mimpiku. Ingin mengulang kembali mimpi yang baru saja terjadi dalam tidurku dan membalas senyummu yang jelas ditujukan hanya untuk aku. Kulanjutkan tidurku, berharap mimpi yang sama akan hadir lagi. Tapi setelah aku dihadapkan pada kenyataan yang ada dalam mimpi, ternyata mimpi indah tak pernah datang dua kali dalam waktu yang sama. Aku mimpi buruk.

Dunia yang gelap perlahan berubah menjadi terang. Pagi datang. Bersama cahaya yang seperti biasa selalu dia bawa. Aku lupakan mimpi yang datang tadi malam. Meskipun berat, ku coba tersenyum pada pagi, tapi pagi tak menyambut senyumku, seakan pagi tahu dengan ketidaktulusan bibirku yang dipaksa oleh pemiliknya untuk mengembang.

Ada apa dengan aku?

Menunggu waktu. Satu menit terasa seakan waktu dipenjarakan pada keabadian ketika aku menunggumu untuk datang. Waktu berhenti untuk beberapa saat.

Setelah keabadian pada menit meninggalkan waktu, akhirnya waktu datang membawa sesosok manusia sejuta keindahan. Tersenyum padaku. Tapi tak sama dengan senyum yang kulihat dalam mimpiku. Ada yang berbeda.

Aku berusaha untuk bersikap seperti biasa. Mencoba tersenyum. Tapi ternyata rasa sedih yang entah kenapa ada dalam hatiku tak bisa aku sembunyikan. Kenapa aku?

Berjalan berdampingan meski tidak berpegangan tangan. Bertatapan muka meski tidak saling menatap mata. Menyembunyikan rasa perih dalam dada yang masih tidak aku ketahui alasannya. Aku merasa tak biasa.

Ku geretakkan gigiku. Ku kepalkan tanganku. Ku lihat langit dan berusaha tak mengedipkan kelopak mataku. Kulakukan banyak cara untuk menjaga air mata agar tidak kuteteskan. Semua kulakukan agar aku bisa menahan tangis. Tapi semua sia-sia. Perlahan tenggorokanku sakit. Dan air mata jatuh tanpa bisa aku bendung. Cengeng…

Aku melihat ke arahmu. Tapi kamu seakan tak peduli dengan apa yang terjadi padaku. Hari ini aku kehilangan senyumku. Bersamaan dengan senyummu yang juga ikut menghilang.


Jika aku diberi kesempatan untuk membuat permohonan di tanggal 30 ini, aku hanya akan memohon untuk tidak kehilangan senyummu. Jadi aku mohon.... tersenyumlah untukku. 

Selasa, 24 Februari 2015

Waktu

Diposting oleh Anti Regina Pung Pung di 11.57.00 0 komentar
Meski hidup kadang lupa memberi keindahan, tapi waktu akan tetap berjalan. Meski hidup kadang membenci waktu, tapi hari akan tetap berlalu. Ada yang tak bisa hidup lakukan… mengendalikan waktu. Sepertinya hidup lupa belajar tentang hal itu.

Banyak hal yang ingin aku lakukan, tapi aku masih terperangkap di dalam ruang yang entah harus aku beri nama apa ruang ini, aku disini,, entah apa yang aku nantikan. Mungkin pertemuan, sesuatu yang kadang menjadikan aku sebagai makhluk yang egois. Harusnya aku berlari mengejar waktu, agar waktu segera menghampiriku. Tapi aku takut. Karena jika aku berlari sepertinya akan ada banyak hal indah yang akan terlewati.

Apa yang terjadi di sampingku? Aku tak peduli. Karena arah pandanganku akan selalu melihat ke sana, ke tempat dimana aku akan berhenti mencari waktu. Ke tempat dimana yang menantikan aku menunggu. Apa yang orang lain pikirkan tentang aku? Aku tak peduli. Karena padaku pun tak pernah ada yang peduli.

Untuk apa aku mencari waktu? Untuk menemukan jawaban dari semua pertanyaanku. Tentang mimpi, cita-cita, cinta, dan segala tentang hidup. Karena orang bilang waktu akan mampu menjawab semua pertanyaan-pertanyaan itu. Tapi aku meragukan waktu, karena akan mampukah waktu menjawab pertanyaanku tentang keadilan yang mungkin tak hanya aku yang ingin tahu jawabannya. Benarkah waktu kadang bertindak tak adil terhadap keadaan? Siapa sebenarnya yang tidak adil? Waktukah? Ataukah keadaan? Tapi aku mendengar banyak orang yang menyalahkan Tuhan mengenai keadilan. Tapi aku rasa itu bukan jawabannya.

Teruntuk waktu…
Aku ingin memperbaiki masa lalu.
Tapi sepertinya itu mustahil…

Kalau begitu… Masa depan… Cepatlah datang padaku…
 

Catatan Bintang Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review