Seperti
biasa. Bangun pagi, ke air, buka laptop, online :D … Seperti inikah kehidupan
seorang pelajar malas seperti aku? Ya memang benar seperti ini.
Setiap
pagi, matahari menyapa dengan terangnya, malam yang gelap dikalahkan oleh cahaya
yang tiada bandingnya. Bukan. Bukan tiada banding! Ada cahaya yang lebih terang
dibandingkan dengan cahaya matahari. Pancaran cahaya cinta dan kasih sayang! Ya…
itu benar. Cinta dan kasih sayang mampu membunuh kegelapan yang ada dalam jiwa.
Benarkah? #mungkin …
Hidup
ini benar-benar lingkaran obak nyamuk, teman! Karena kalau disebut roda, aku gak
pernah mengalami kejadian yang sama dengan keadaan yang sama, serta suasana
hati yang sama pula!
Aku
belum pernah ngebayangin ini akan terjadi. Aku cinta pada makhluk Tuhan bernama
manusia yang gak pernah sekali pun aku lihat bayangannya. Bukan! Bukan gak
pernah, lebih tepatnya belum pernah. Karena mungkin suatu hari nanti aku akan
pernah! :D haha
Manusia
yang hanya punya satu jantung seperti aku juga ternyata bisa jatuh cinta! Cinta
ini hanya ilusi? Bukan. Cinta ini nyata! Sekarang aku mengerti apa itu cinta.
Ya… mengerti, bukan hanya mengetahui! Kalau ditanya apa itu cinta? Nggak, aku
gak tahu, aku hanya mengerti.
Aku
tahu. Yang namanya maya lebih kejam dari yang namanya nyata. Tapi cinta ini
adalah nyata, meski hanya ditampilkan di alam maya. Untuk pertama kalinya aku
percaya dunia maya mampu membuatku bahagia. Bukan, bukan dunia maya. Tapi kamu
yang membuatku bahagia.
Akan
ada hari dimana cinta menjadi pelupa. Dimana cinta lupa memberi bahagia. Tapi
aku percaya, cinta akan selalu mampu membuatku bahagia meski dia lupa. Lupa
cara memberikan kebahagiaan. Aku percaya karena hatiku bilang begitu.
Kamu…
Untuk pertama kalinya aku mengerti pada kalimat “Kau jadi inspirasiku”. Memang
benar kamu.. Ya kamu… Kamu menjadi inspirasi untuk manusia bodoh seperti aku.
Bukan. Bukan bodoh, hanya belum pintar :D
Yang
masih belum aku pahami, tentang kenyataan yang berbanding lurus dengan
kebohongan. Nyatakah? Bohongkah? Nggak, gak bohong. Aku percaya. Aku percaya
sama kamu tentang perasaan itu. Perasaan apa?
Kamu…
Cintakah? Sayangkah? Atau ada sesuatu yang bersembunyi dibalik cinta?
Yang
jelas aku cinta. Aku cinta pada keberanian cinta. Bukan. Aku cinta kamu. Bagaimana
dengan kamu? Nyatakah rasamu?
