Sepenuhnya
aku menyadari… Karena tak mungkin lahir kembali menjadi manusia setengah
malaikat…
Adakah
yang mampu memahami? Seseorang yang membuat kendali pada hati. Seseorang yang pura-pura
diam seolah tak peduli dengan hati. Seseorang yang memaksa hati untuk memakai
topeng. Menyingkirkan luka. Melapisi hati dengan bahagia. Terbungkus rapi,
seolah tak pernah terjadi apa-apa.
Ketika
lahir kembali, bumi sudah tidak mengorbit pada matahari. Cahaya hanya datang
dari hati. Tak pernah sia-sia ketika menyingkirkan luka dengan bahagia, ketika
membungkus air mata dengan tawa. Tak pernah ada lagi senyum kepalsuan. Tak
pernah ada lagi tawa dalam kemunafikan. Terang datang. Cahayanya dari hati yang
telah lupa bagaiamana rasanya luka.
Bohong!!
Siapa bilang hati melupakan luka?
Hati
sedang membohongi hati. Siapa yang harus dipercaya? Bahkan hati pun berdiri di
atas kebohongan..
Aaaahhh…
tinggalkan saja luka. Bukankah bahagia selalu bersama?
Aku
membutuhkanmu… Bantu aku untuk memahami isi hati. Benarkah luka itu bisa
dibungkus dengan bahagia? Jika iya, bagaimana itu bisa terjadi? Benarkah
malaikat itu tak pernah membuat kekeliruan? Bagaimana dengan manusia setengah malaikat?
Adakah keberadaannya?